Abstract


Play therapy merupakan penggunaan sistematis model teoretis melalui media permainan sebagai bahasa alami anak untuk membantu mereka mengatasi kesulitan psikososial serta mencapai perkembangan optimal. Pendekatan Play Therapy ini memainkan peran krusial dalam menyediakan ruang aman bagi anak untuk mengekspresikan emosi dan memproses pengalaman traumatis yang sulit diungkapkan secara verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran dan mekanisme play therapy dalam menurunkan dampak trauma pada anak akibat bencana alam, kekerasan, maupun penyakit kronis. Metode yang digunakan adalah library research (studi kepustakaan) dengan mengorganisasikan berbagai referensi teoretis, jurnal, dan dokumen relevan secara sistematis. Hasilnya menunjukkan bahwa play therapy efektif menurunkan gejala trauma melalui fase pembangunan rasa aman, eksplorasi simbolik, dan penerapan taksonomi permainan yang mendukung pemulihan fungsi sosial serta regulasi emosi anak. Diharapkan tenaga profesional seperti konselor dan pekerja sosial mengintegrasikan taksonomi permainan serta kearifan lokal dalam intervensi pemulihan trauma anak di berbagai lembaga layanan sosial.