Assertive behaviour difference among domestic violence victims

Anisa Dwi Astuti(1), Alizamar Alizamar(2), Afdal Afdal(3),
(1) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(2) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(3) Universitas Negeri Padang  Indonesia

Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.32698/0602

Abstract


n 2017, the number of cases related to violence against women increased by  400% from the previous year. This research, therefore, aims to analyze behavior difference among domestic violence victims using a quantitative descriptive method. Data were obtained from 64 victims using a Likert scale, while the descriptive techniques and T-Test analysis were used to examine the data obtained. The results showed that the assertive behavior of women victims of domestic violence without elementary education was lower compared to those with junior, high, and college education.

Keywords


assertive behaviour; domestic violance victims, education

References


Afdal, A. (2015). Pemanfaatan Konseling Keluarga Eksperensial untuk Penyelesaian Kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 1(1).

Afdal, A. (2015). Kolaboratif: Kerangka kerja konselor masa depan. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 3(2), 1-7.

Afdal, A., Alizamar, A., Ifdil, I., Erlamsyah, E., & Taufik, T. (2017, September). Guidance And Counseling Services For Women Victims Of Domestic Violence. In 9th International Conference for Science Educators and Teachers (ICSET 2017). Atlantis Press.

Anggoman, Y., & Wirawan, H. . (2002). Dampak Psikologis Kekerasan Fisik di Dalam Rumah Tangga. Jurnal Ilmiah Psikologi “ARKHE,”7(2), 91 – 99.

Benjamin J. Sadock, M. ., & Virginia A. Sadock, M. . (2005). Kaplan and Sadock’s Comprehensive Textbook Of Psychiatry (Lippincott). Philadelpia.

Bond, T. G., & Fox, C. M. (2015). Applying the Rasch Model, Fundamentals Measurement in the Human Science (3rd edition). New York: Routledge.

Boone, W. J., Stever, J. R., & Yale, M. S. (2014). Rasch Analysis in the Human Science. Dordrech: Springer.

Cahyani, S. D. (2017). Hubungan Harga Diri (Self Esteem) dengan Perilaku Asertif Peserta Didik SMK Negeri 3 Metro Tahun Pelajaran 2016/2017. Seminar Nasional Pendidikan 2017, 339–344.

Dini, A. B., Psikologi, F., & Soegijapranata, U. K. (2007). Perilaku asertif orang jawa ditinjau dari tingkat pendidikan dan pola asuh demokratis orangtua.

Komnas Perempuan. (2018). Tergerusnya Ruang Aman Perempuan Dalam Politik Populisme: Catatan Kekerasan Terhadap Perempuan tahun 2017. 1–108.

Kumaladewi, V., & Uyun, Q. (1997). 1 Naskah Publikasi Hubungan Antara Perilaku Asertif Dengan Kepuasan Perkawinan Pada Pasangan Suami Istri. 000, 1–30.

Lovihan, M. A. K., & Kaunang, R. O. W. (2010). Perbedaan Perilaku Asertif pada Wanita Karir yang sudah Menikah dengan yang Belum Menikah. INOVASI, 7(4), 240–250.

Nugraha Dwi Aria, A. (2013). Hubungan Antara Asertivitas dengan Kekerasan Emosional yang dialami Perempuan dalam Berpacaran. Universitas Katolik Soegijapranata.

Pratiwi, W. E. K. A. (2015). Pengaruh Budaya Jawa dan Harga Diri Terhadap Asertivitas pada Remaja Siswa Kelas XDI SMA Negeri 3 Ponogoro. Jurnal Psikologi, 3(1), 348–357.

Sumintono, B., & Widhiarso, W. (2015). Aplikasi Pemodelan Rasch pada Assessment Pendidikan. Bandung: Trim Komunikata.

Syafira, G. A., & Kustanti, E. R. (2017). Mengalami Kekerasan Dalam Pacaran. 6(1), 186–198.

Townsend, M. C. (2009). Psychiatric Mental Health Nursing (F.A Davis). Philadelpia.

Wardani, Nuniek, S., Keliat, Budi, A., & Nuraini, T. (2012). PENINGKATAN KEMAMPUAN ASERTIF DAN PENURUNAN PERSEPSI MELALUI ASSERTIVE TRAINING THERAPY. Jurnal Keperawatan Indonesia, 15(1), 61–66.

Yogaryjantono. (1997). Asertivitas Antara Perawat Ruang VIP dan Perawat Ruang Bangsal di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta.


Article Metrics

 Abstract Views : 8 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.