Dinamika psikologis mahasiswa dalam menghadapi overthinking melalui pendekatan islami: studi pendahuluan kualitatif

Rahmad Rahmad(1), Luthfiyya Nahdah(2),
(1) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau  Indonesia
(2) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau  Indonesia

Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.32698/019819

Full Text:    Language : id

Abstract


Overthinking yang dipahami sebagai pola pikir berulang dan tidak produktif yang sukar dihentikan, menjadi keluhan yang semakin lazim di kalangan mahasiswa Indonesia di tengah tekanan akademik, ketidakpastian karier, dan paparan media sosial yang terus-menerus. Sejauh ini, kajian mengenai rumination dan kecemasan mahasiswa cukup banyak, tetapi sebagian besar berhenti pada kerangka psikologi umum dan belum menelusuri bagaimana mahasiswa Muslim memaknai serta mengelola overthinking melalui sumber daya spiritual yang dekat dengan keseharian mereka. Studi pendahuluan kualitatif ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman subjektif overthinking pada mahasiswa, faktor pemicunya, dampaknya terhadap kehidupan psikologis dan akademik, serta peran praktik spiritual Islam sebagai strategi coping. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan orientasi interpretatif. Enam mahasiswa program sarjana (tiga laki-laki dan tiga perempuan, rentang usia 18 sampai 24 tahun) dari sebuah universitas Islam di Jawa Barat dipilih secara purposif berdasarkan pengalaman overthinking yang mereka akui sendiri. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipatif, dan jurnal harian selama tiga hari, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik berbantuan perangkat lunak NVivo 12, dan diperiksa keabsahannya melalui triangulasi sumber dan metode. Tujuh tema muncul dari analisis, dengan tiga di antaranya menjadi temuan inti. Pertama, overthinking dihayati sebagai kegelisahan kognitif yang melelahkan dan terus berputar tanpa tombol berhenti. Kedua, tekanan akademik merupakan pemicu paling dominan yang berkelindan dengan kecemasan relasional, gangguan tidur, dan penurunan performa belajar. Ketiga, praktik spiritual seperti dzikir, salat, membaca Al-Qur’an, dan tawakal berfungsi sebagai mekanisme coping yang bermakna sekaligus selaras secara kultural bagi partisipan. Secara teoretis, temuan ini menempatkan coping religius sebagai penghubung antara upaya regulasi kognitif dan proses pemaknaan spiritual, bukan sekadar teknik relaksasi. Secara praktis, temuan ini menegaskan kebutuhan akan layanan bimbingan dan konseling Islami yang memadukan teknik psikologis dengan dimensi spiritual mahasiswa Muslim.

Keywords


Islamic counseling, Islamic spiritual coping, Muslim university students academic anxiety, Overthinking

References


Adellia, R., & Varadhila, S. (2023). Dinamika permasalahan psikososial masa quarter life crisis pada mahasiswa. PSIKOSAINS (Jurnal Penelitian Dan Pemikiran Psikologi), 18(1), 29-41.

Aldi, A., Komaruddin, K., & Marianti, L. (2023). Penerapan Konseling Individu dengan Teknik Cognitive Defusion dalam Mengatasi Overthinking. Journal of Society Counseling, 1(3), 340-349.

Alfiah, A., Arbi, A., Arwan, A., Suhaimi, S., Miftahuddi, M., Anwar, A., & Zola, N. (2021). Analysis of students’ mental health through the perspective of tarbawi hadiths using systematic literature review (SLR). Konselor, 10(4), 112-119.

Alfaruqy, M. Z., & Sari, I. A. (2023). Dinamika psikologis dan harapan mahasiswa sebagai generasi digital. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 9(2), 877-888.

Asharaph, A., Mustafov, K., & Seth, A. (2021). Overthinking and procrastination during a pandemic. Scripta Scientifica Salutis Publicae, 7, 23-34.

Humaira, M. (2023). Melintasi Tantangan Pendidikan Online: Dinamika Dukungan Sosial dan Reduksi Stres Akademik pada Mahasiswa Selama Pandemi COVID-19. Happiness: Journal of Psychology and Islamic Science, 7(2), 110-123.

Istighfari, N. U., Fitriyana, N., & Santoso, S. (2023). Dinamika self-compassion pada mahasiswa tingkat akhir aktivis organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Riau. Journal of Islamic and Contemporary Psychology, 3(1s), 280-291.

Jamshaid, S., Malik, N. I., Haider, A. A., Jamshed, K., & Jamshad, S. (2020, December). Overthinking hurts: rumination, worry and mental health of international students in China during Covid-19 pandemic. In International Joint Conference on Arts and Humanities (IJCAH 2020) (pp. 17-24). Atlantis Press.

Kristya, G. M., & Sarwono, R. B. (2023). Hiperrealitas Dalam Interaksi Parasosial Pada Mahasiswa Penggemar K-Pop Di Yogyakarta (Studi Fenomenologi). Triwikrama: Jurnal Multidisiplin Ilmu Sosial, 3(2), 20242025.

Mariyati, P., & Dwiastuti, R. (2023). Gambaran Dinamika Psikologis Mahasiswa yang Memiliki Ide Bunuh Diri. Jurnal Penelitian Ilmu Kesehatan (Jurnal Pikes), 4(2), 39-48.

Miftahuddin, M., Zatrahadi, M. F., Suhaimi, S., & Darmawati, D. (2019). TAREKAT NAQSABANDIYAH SEBAGAI TERAPI GANGGUAN MENTAL (Studi di Desa Besilam Kabupaten Langkat Sumatera Utara). Sosial Budaya, 15(2), 77-82.

Noviyanti, A. (2021). Dinamika kecemasan karir pada mahasiswa tingkat akhir. KoPeN: Konferensi Pendidikan Nasional, 3(2), 46-59.

Nuroniah, P., Nisa, G. O. K., Mashudi, E. A., & Nadhirah, N. A. (2022). Dinamika Emosi Akademik Pada Mahasiswa Baru. JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia), 7(2), 74-82.

Prawiro, F., & Purbaningrum, D. (2021). Dinamika Peer Group pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Unika Atma Jaya: Penelitian Cross-sectional dengan Metode Sosiometri. MANASA, 10(1), 19-30.

Putra, B. A. K., & Kristianingsih, S. A. (2023). Hubungan efikasi diri akademik dengan penyesuaian diri akademik pada mahasiswa baru psikologi Universitas Kristen Satya Wacana kota Salatiga. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(4), 4838-4851.

Qasim, T. B., Sahar, A., Nihal, T., & Bashir, A. (2022). The effect of overthinking on mental health: a case study from university students in Multan district. Review of Applied Management and Social Sciences, 5(2), 255-262.

Rohmatin, S. U., Sari, N. S. Y. E., Ramadhanti, R., Insani, N. N., & Apriani, N. (2021). Dinamika psikologis resiliensi pada korban ghosting. Academica: Journal of Multidisciplinary Studies, 5(2), 239-258.

Sabrifha, E., & Darmawati, D. (2022). The importance of teacher interpersonal communication as an effort to maintain students’ mental health: a study of literature review. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 8(2), 236-244.

Safirah, F. A., Sugitri, P., & Putri, Z. Z. O. D. (2022). Student’s Anxiety and Overthinking in Conducting Face-to-Face Learning Process During the Covid-19 Pandemic. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran, 8(1), 77-84.

Wahyudi, T. A., Suryanto, S., & Pratitis, N. (2021). Dinamika psikologis shopaholic di kalangan mahasiswa. Jurnal Psikologi Perseptual, 6(2), 160-168.

Kusumastuti, A., & Khoiron, A. M. (2019). Metode penelitian kualitatif. Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP).

Abdussamad, H. Z., & Sik, M. S. (2021). Metode penelitian kualitatif. CV. Syakir Media Press.

Roosinda, F. W., Lestari, N. S., Utama, A. G. S., Anisah, H. U., Siahaan, A. L. S., Islamiati, S. H. D., … & Fasa, M. I. (2021). Metode penelitian kualitatif. Zahir Publishing.


Article Metrics

 Abstract Views : 6 times
 PDF Downloaded : 2 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.