Contribution of self image to interpersonal communication between students in the schools.

Annisa Khairani(1), Riska Ahmad(2), Marjohan Marjohan(3),
(1) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(2) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(3) Universitas Negeri Padang  Indonesia

Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.32698/0721

Full Text:    Language : en

Abstract


Millennial generation has low social skills, is less trained in communicating directly and doesn't care about the environment. Good communication skills are needed so that the quality of relationships established with other students becomes better. There are several factors that affect students' ability to interpersonal communication, one of which is self-image. Therefore researchers conducted related research; 1) a picture of self-image and interpersonal communication between students in school and 2) examine the contribution of self-image to interpersonal communication. This research uses a quantitative approach with descriptive methods, then use simple linear regression analysis . Population at SMPN 1 Banuhampu as many as 812 students, with a sample of 282 ofthe self-selected engineering Proportional Random Sampling . The instrument used was a Likert scale , which is about self-image and interpersonal communication . Research findings show that; 1) students' self-image and interpersonal communication generally in the good category, 2) there is a contribution of self-image to students' interpersonal communication of 27.4 % (R = 0. 523 ), significance of 0.000 . This research has implications as a basis Counselor to help students to have good abilities in interpersonal communication. 

 

Millennial generation has low social skills, is less trained in communicating directly and doesn't care about the environment. Good communication skills are needed so that the quality of relationships established with other students becomes better. There are several factors that affect students' ability to interpersonal communication, one of which is self-image. Therefore researchers conducted related research; 1) a picture of self-image and interpersonal communication between students in school and 2) examine the contribution of self-image to interpersonal communication. This research uses a quantitative approach with descriptive methods, then use simple linear regression analysis . Population at SMPN 1 Banuhampu as many as 812 students, with a sample of 282 ofthe self-selected engineering Proportional Random Sampling . The instrument used was a Likert scale , which is about self-image and interpersonal communication . Research findings show that; 1) students' self-image and interpersonal communication generally in the good category, 2) there is a contribution of self-image to students' interpersonal communication of 27.4 % (R = 0. 523 ), significance of 0.000 . This research has implications as a basis Counselor to help students to have good abilities in interpersonal communication.


Keywords


Self Image, Interpersonal Communication

References


Aelani, L. (2011). Program bimbingan pribadi sosial untuk mengembangkan kemampuan komunikasi interpersonal siswa di SMA Negeri 15 Bandung. Universitas Pendidikan Indonesia.

Andarwati, I. (2016). Citra diri ditinjau dari intensitas penggunaan media jejaring sosial instagram pada siswa kelas XI SMAN 9 Yogyakarta. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling, 5(3), 1–12.

Arif, A. (2014). Teknik terapi yang simpel dan efektif untuk mengubah perilaku buruk. jakarta: Spasi Media.

Astarini, D., Nirwana, H., & Ahmad, R. (2016). Hubungan antara konsep diri sosial, persepsi siswa tentang dukungan sosial orangtua, dan teman sebaya dengan komunikasi interpersonal siswa dan implikasinya terhadap pelayanan bimbingan dan konseling. Konselor, 5(4), 247–257.

Astuti, A. D. (2013). Model layanan BK kelompok teknik permainan (games) untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa. Jurnal Bimbingan Konseling, 2(1), 50–56.

Aswida, W., Marjohan, & Syukur, Y. (2012). Efektifitas layanan bimbingan kelompok dalam mengurangi kecemasan berkomunikasi pada siswa. Jurnal Ilmiah Konseling., 1(1), 1–11.

Atwater, E., & Duffy, K. G. (1999). Psychology for living: Adjusment, growth, and behavior. USA: Prentice Hall BOOJN.

Devito, J. A. (2011). Komunikasi Antarmanusia. Terjemahan oleh Agus Maulana. Jakarta: Karisma Publishing Group.

Djamarah, & bahri, S. (2014). Pola asuh orangtua dan komunikasi dalam keluarga: upaya membangun citra membentuk pribadi anak. Jakarta: Rineka Cipta.

Firman, F. (2018). The Improvement Of Students Self-Image In The Prevention Of Pornography Through This Information Service.

Goleman, D. (2007). Kecerdasan emosional. Alih Bahasa: T. Hermaya. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Hakim, T. (2002). Mengatasi rasa tidak percaya diri. Jakarta: Puspa Swara.

Hanika, & Ita, M. (2015). Fenomena phubbing di era milenia (ketergantungan seseorang pada smartphone terhadap lingkungannya). Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1), 42–51.

Hidayat, D. (2012). Komunikasi antarpribadi dan medianya. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Holden, R. (2005). Success intelligence: timeless wisdom for a manic society. Terjemahan oleh Yuliani Liputo. Bandung: Mizan Pustaka.

Hurlock, E. B. (1973). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga.

Liliweri, A. (2015). Komunikasi antarpribadi (Edisi pert). Jakarta: Kencana.

Lunandi, A. G. (1994). Komunikasi mengenai: meningkatkan efektifitas komunikasi interpersonal. Yogyakarta: Kanisius.

Lusi, S. S. (2010). The real you is the real success: panduan menjadi diri sendiri dan menemukan potensi autentik untuk meraih tujuan tertinggi anda. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Malik, S. (2010). Citra diri kehidupan mahasiswa islami. Retrieved from http://luluvikar.wordpress.com/2009/10/06/citra-diri-kehidupan-mahasiswa-islami/.

Mappiare, A. (2011). Pengantar Psikologi dan Psikoterapi. Jakarta: Rajawali Pers.

Mappiare, Andi. (1982). Psikologi remaja. Surabaya: Usaha Nasional.

Marhaeni, D. P., & Widodo, B. (2018). Revitalisasi peran komunikasi interpersonal dalam keluarga masyarakat di era globalisasi. In E. Santoso (Ed.), Prosiding Seminar Nasional FISIP UNSOED 2018 (pp. 1–4). Purwokerto: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman.

Marnita, W., Ahmad, R., & Said, A. (2014). Komunikasi interpersonal siswa pengguna internet dan implikasinya terhadap layanan bimbingan dan konseling. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 2(1), 8–14.

Misri, L. (2018). Upaya Guru BK Dalam Meningkatkan Konsep Diri Positif Siswa (Studi pada MTs Al-Washliyah Tembung). Universitas Islam Negeri Sumatea Utara Medan.

Mucharomah, M. (2017). Guru di era milenial dalam bingkai rahmatan lil alamin. Edukasia Islamika, 172–190.

Mulyana, D. (2007). Ilmu komunikasi suatu pengantar. Remaja rosdakarya. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Offer, D., Ostrov, E., Howard, K. I., & Atkinson, R. (2013). The teenage world: Adolescents’ self-image in ten countries. Springer Science & Business Media.

Petter, P. A., & Perry, A. G. (1993). Fundamental of nursing. St. Louis: Mosby Year Book.

Pontoh, W. P. (2013). Peranan komunikasi interpersonal guru dalam meningkatkan pengetahuan anak. Jurnal Acta Diurna, 2(1), 1–11.

Rakhmat, J. (2008). Psikologi komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Ramadhani, T. N., & Putrianti, F. G. (2014). Hubungan antara Kepercayaan Diri dengan Citra Diri pada Remaja Akhir. Jurnal Spirits, 4(2), 22–32.

Rubin, R. B., Perse, E. M., & Barbato, C. A. (1988). Conceptualization and measurement of interpersonal communication motives. Human Communication Research, 14(4), 602–628.

Sahputra, D., Syahniar, S., & Marjohan, M. (2016). Kontribusi kepercayaan diri dan kecerdasan emosi terhadap komunikasi interpersonal siswa serta implikasinya dalam pelayanan bimbingan dan konseling. Konselor, 5(3), 182–193.

Salmita, N. (2010). Masalah yang dialami siswa akselerasi SMA di kota Padang dan peranan guru pembimbing. Tesis Tidak Diterbitkan. https://doi.org/Padang: Prodi BK Program Pascasarjana UNP

Suchy, S. (2002). Personal change and leadership development: a process of learning how to learn. Des Voies Nouvelles Pour l’enseignement et La Formation Professionnels En Muséologie, 15, 1–24.

Supratiknya, A. (1995). Tinjauan psikologis komunikasi antarpribadi. Yogyakarta: Kanisius.

Sutiyono, A. (2010). Dahsyatnya Hypnoparenting. Jakarta: Penebar Plus.

Syarbini, A., & Jamhari, S. (2012). Jika sungguh-sungguh pasti berhasil. Bandung: Ruang Kata.

Trisnaningtyas, E., & Nursalim, M. (2010). Penerapan latihan asertif untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan Dan Bimbingan, 11(1), 30–35.

Winarsunu, T. (2002). Statistik dalam penelitian psikologi dan pendidikan. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang.

Winkel, W. S. (1997). No Title (Edisi Revi). Jakarta: Gramedia Wirasarana Indonesia.

Wood, J. T. (2013). Komunikasi interpersonal interaksi keseharian. Salemba Humanika. Jakarta: Salemba Humanika.

Youarti, I. E., & Hidayah, N. (2018). Perilaku phubbing sebagai karakter remaja generasi Z. Jurnal Fokus Konseling, 4(1), 143–152.

Zaid, S. S., Firman, & Kiram, Y. (2018). The improvement of students self-image in the prevention of pornography through this information service, 1–5.


Article Metrics

 Abstract Views : 76 times
 PDF Downloaded : 18 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.